Cinta Photographer Part 33

Part 32

"Ok now kita order makanan" kata Amirul sambil lihat menu
makanan. Aina mencapai menu makanan itu dan serta merta
matanya terbeliak melihat harga setiap hidangan disitu. Aina
menjeling kearah Amirul dan kelihatan dia masih fokus memandang
menu makanan itu. Aina mengetap bibirnya tidak tahu hendak pilih
yang mana.

"Um.. saya nak stik deluxe ni satu dan air Imperial Punch satu" kata Amirul
sambil tersenyum kearah waiter itu. Aina mengerutkan dahinya. Apa kebendanya
tu.. bisik hati Aina apabila dia tidak tahu apa yang di order oleh Amirul. Waiter
itu kemudian memandang kearah Aina. Aina terdiam dan memandang kearah
Amirul untuk meminta bantuan. Amirul ketawa melihat reaksi Aina. "Ah..dia
pun sama dengan saya" kata Amirul kepada waiter itu. Waiter itu mengangguk
lalu meminta diri untuk pergi. Aina menghembuskan nafas lega. "Esh..lain
kali taknak lah makan dengan tempat macam ni. Saya satu hape pun tak tahu
makanan diorang" rungut Aina sambil memuncungkan mulutnya. Amirul tersenyum.

 "Awak tunggu sini kejap. Saya nak pergi tandas" kata Amirul sambil bangun
dari tempat duduknya. Aina hanya menganggukkan kepalanya sambil melihat
pemandangan dari dalam restoran itu.

Aina menoleh semula kedalam restoran apabila dia terdengar seseorang
berbicara di dalam restoran menggunakan pembesar suara. Dahi Aina
berkerut melihat Amirul sedang berdiri di atas pentas yang berada di situ
bersama dengan piano putih milik restoran itu. 

"Assalammualaikum dan Selamat sejahtera semua. Maaf kerana menganggu
masa makan tuan2 dan puan2 semua. Saya berdiri disini kerana ingin menyanyikan
sebuah lagu untuk kawan saya Aina yang sedang duduk di sana" kata Amirul sambil
menunjuk kearah Aina yang sedang terkedu itu. Mata2 semua memandang kearah
Aina . Wajah Aina membahang lalu Aina memaksa dirinya untuk senyum kearah
Amirul. Aduh..apa yang Amirul ni nak buat . Amirul ketawa kecil melihat
reaksi Aina sebelum menyambung bicaranya.

"Lagu yang saya akan nyanyikan ialah In Your Eyes, Harap semua terhibur termasuk
rakan saya Aina" kata Amirul sambil tersenyum kearah Aina. Dia kemudian jalan
dan duduk di bangku yang disediakan di depan piano sebelum jarinya mula menekan
tuts piano.

I've never said this before
To tell you the truth, i felt my heart beating on that day
Since the beginning i knew,  i wasnt sure but it felt like our fate was already decide

Love is coming to me , its leads toward you 
Its feel like a dream that
I'll never wake up from, it really seems like a dream

I remember the day we first met
You came to me on a dazzling and bright day

Thank you for coming to me.

Since the beginning i knew,  
i wasnt sure but it felt like our fate was already decide

Love is coming to me , its leads toward you 
Its feel like a dream that
I'll never wake up from, it really seems like a dream

You are smilling at me on this beautiful day
But why are tears forming in my eyes

I hope this is a dream
That i'll never wake up from, i hope thing will never change
I hope the place where love lingers can be somewhere we can be
together

It feels like a dream that i'll never wake up from
it really seems like a dream.

I remember the day we first met
you came to me on a dazzling and bright day

Thank you so much

Song title - In Your Eyes
Sang by - Lee Jinki 

To be continue
well this is lame chapter..

Im sorry.


Jangan lupa tinggal link blog di komen atau shoutbox :)

1 Itik gebo-gebo:

 
Blog ini telah diubah suai oleh Fyra Zaidi